"Dunia itu penjara bagi orang beriman dan syurga bagi orang kafir." (Hadis Riwayat Ahmad)
Ingatlah.. Dunia tempat menanam, akhirat tempat menuai. Waktu menanam memanglah susah, tidak semudah waktu menuai. Tetapi tanpa melalui kesusahan, kita tidak akan dapat menikmati kesenangan. Jangan sekali-kali mengikut ajakan syaitan dan godaan nafsu menyuruh berbuat jahat dan kemungkaran. Seorang mukmin tahu dengan yakin, dunia bukan negeri yang mulia. Tempat sekadar persingahan yang sementara.
Abu Said meriwayatkan, Rasullullah SAW bersabda "Nabi Musa a.s. berkata : "Wahai Rabb, sungguh engkau telah menutup dunia untuk hamba-Mu yang beriman!"
Lalu Allah SWT membukakan salah satuu pintu syurga seraya berfirman maksudnya : " Inilah yang Ku- persiapkan untuknya"
Nabi Musa a.s. berkata : "Demi kemuliaan dan keagungan dan ketinggian kedudukan-Mu, andaikan ada orang yang dipotong kedua tangan dan kakinya lalu diseret wajahnya semenjak Engkau menciptakannya sampai hari kiamat, kemudian ini (syurga) ialah tempat kembalinya, tentu seakan ia sama sekali tak ingat lagi akan seksaan."
Nabi Musa a.s. berkata : "Wahai Rabb, sungguh engkau memberi kenikmatan kepada orang kafir..." Lalu Dia membukakan untuknya salah satu pintu neraka, seraya berfirman maksudnya : "Inilah yang Ku-persiapkan untuknya."
Nabi Musa a.s. berkata : "Wahai Rabb, Demi Kemuliaan-Mu, andai Engkau berikan kepadanya dunia beserta isinya, dan ia seperti itu terus sejak Engkau menciptakannya sampai hari kiamat, kemudian ini (neraka) ialah tempat kembalinya, maka seakan ia tak pernah merasakan kebaikan sama sekali'."
(Hadis Riwayat Ad-Dailami dengan sanad shahih Abu Said)
Hidup di dunia ini medan ujian untuk orang beriman!

No comments:
Post a Comment